January 1, 2019

Penjelasan Lengkap Tentang Internet of Things (IoT)

Jenis-jenis Internet of Things (IoT)

Internet telah mejadi bagian dari kehidupan kita sehari-hari dan internet pun berkembang secepat kilat. Pengguna internet sejak tahun 1995 hingga tahun 2016 berkembang pesat pula dari angka 44 ribu hingga mencapai 3,4 juta pengguna aktif.

Komunikasi melalui internet memang cukup memudahkan banyak hal. Sebab jika kita melihat jauh ke belakang akan kita sadari bahwa untuk mengirim surat ke luar negeri saja harus prangko dan menunggu beberapa lama. Sedangkan sekarang hanya menunggu hitungan detik, surat yang dikirim melalui email sudah bisa dibaca.

Menurut Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), pengguna internet di Indonesia diproyeksikan tembus 175 juta pada 2019, atau sekitar 65,3% dari total penduduk 268 juta. Angka proyeksi tersebut meningkat 32 juta, atau 22,37% dibandingkan survei terakhir pada tahun 2017 yang mencatat pengguna internet sebanyak 143 jutaan.

Seiring dengan perkembangan internet, mungkin kamu pernah mendengar istilah Internet of Things (IoT). Bahkan ada beberapa penjelasan yang mengatakan perkembangan IoT ini sudah menjadi bagian dari kehidupan kita hari ini. Saya akan coba menjelaskannya!

Apa Sebenarnya Internet of Things (IoT) Tersebut?

Berdasarkan definisinya Internet of Things (IoT) adalah interkoneksi perangkat komputasi melalui internet yang diterapkan dalam objek sehari-hari dan memungkinkan untuk mengirim dan menerima data. Dengan kata lain IoT adalah menghubungkan barang atau perangkat anda ke perangkat lainnya melalui internet, sehingga bisa melakukan hal-hal baru diluar yang sudah biasa anda lakukan. Seperti mengontrol barang-barang anda dari jauh dan menerima pemberitahuan beserta status perubahannya.

Apa Yang Termasuk Perangkat IoT?

Hal-hal yang termasuk dalam kategori perangkat IoT seperti sakelar lampu pintar, termostat pintar, kunci pintar, kamera keamanan rumah, dan peralatan pintar lainnya. Produk-produk rumah pintar, dari vakuum robot hingga kompor pintar, semuanya adalah perangkat IoT.

Sederhananya seperti ini, semua barang anda yang bisa koneksi ke internet atau bisa koneksi ke perangkat lain melalui internet, hal itu bisa masuk dalam kategori IoT.

Apa Perkembangan Selanjutnya di Perangkat IoT?

Beberapa perkiraan mengatakan bahwa pada tahun 2025, akan ada lebih dari 21 miliar perangkat IoT. Perkiraan lain mengatakan angka itu akan lebih tinggi lagi. Semakin banyak produk IoT masuk ke pasaran, orang-orang mulai memiliki harapan bahwa barang-barang rumah seperti vakum, peralatan, lampu akan dapat terhubung ke Wi-Fi, dan semakin terbantuk untuk melakukan pekerjaan dengan mudah dan terjangkau.

Sebagai penutup, Internet of Thing (IoT) ini akan membantu memudahkan pekerjaan kita. Tentu akan membawa perubahan kebiasaan untuk kehidupan sehari-hari kita. Perkara dampak baik dan buruknya, maka tergantung pada orang yang menggunakan. Peace! :D
Comments

10 comments:

  1. Artikel yang sangat bermanfaat, saya jadi tahu istilah tentang Internet of Things (IOT). Thanks tulisannya.

    ReplyDelete
  2. Lama kelamaan semua serba digital dan terkoneksi dengan jaringan internet ya mas. Meski demikian, pasti ada plus minusnya bagi kehidupan kita sehari-hari. Mungkin suatu saat, manusia akan jenuh dengan internet dan kangen seperti masa-masa sebelum internet hadir dan ingin kembali seperti sebelumnya. Ini mungkin loh ya.... Mungkin loh ya,

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tapi biasanya sejenuh apapun, kalau blogger kayak kita butuh banget internet buat blogwalking atau nulis.. hehehe..

      Delete
  3. jadi robot vakum, smart kompor, tuh termasuk ke sini kategorinya toh wkwk baru tau , makasih gan :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dalam teorinya begitu, menurut beberapa jurnal yang telah dibaca.. :) Thanks udah mampir juga

      Delete
  4. Saya baru tahu istilah Internet of Things ini mas, saya mikirnya kalau hal-hal otomatis seperti itu dilakukan secara robotic atau melalui gelombang electro, eh ternyata bisa masuk dalam kategori iot ya.. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalau basisnya pada internet, sepertinya masih bisa masuk dalam kategori IoT..

      Delete

Terima Kasih buat yang sudah membaca. Temukan saya juga di instagram @haloolis dan twitter @haloolis.!

Jangan lupa berkomentar di kolom yang telah disediakan! Oh iya, follow blog ini juga ya, nanti saya juga follow balik blognya.